Sabtu, 12 September 2015

sejarah hidup Hans Albert Bethe

A.      SEJARAH HIDUP
Hans Albrecht Bethe lahir di Strasbourg, Jerman tanggal 2 Juli 1906. Dia adalah anak seorang ahli psikologi universitas, Prof. Albrecht Bethe. Saat remaja Hans Bethe menyukai matematika dan fisika, namun saat masuk di perguruan tinggi dia memilih fisika karena menurutnya “Persamaan matematika ditunjukan untuk membuktikan hal-hal yang nyata”. Bethe belajar fisika di Frankfurt, dan meluluskan pendidikannya di University of Munich dengan gelar Ph.D pada tahun 1928.
Namun kejadian buruk menimpanya, Bethe yang saat itu berkedudukan sebagai asisten professor di Tubingen University diberhentikan secara tidak hormat pada tahun 1933 oleh Nazi yang berkuasa saat itu karena ibunya adalah keturunan Yahudi, padahal dia menganggap dirinya bukan keturunan Yahudi.
Karena kebenciannya terhadap Nazi, Bethe menerima undangan J. Robert Oppenheimer dari Amerika Serikat untuk bergabung dalam Manhattan Project, yaitu suatu proyek militer AS untuk mendesain bom. Dia berangkat ke Amerika Serikat ditemani oleh Rose Ewald (Putri dari P.P. Ewald, seorang ahli fisika sinar-X), yang kemudian dinikahinya pada tahun 1939 dan memeberinya 2 anak, Henry George dan Monica. Sebagai kontribusi dari keikutsertaannya pemerintah Amerika Serikat memeberikan jabatan Assisten professor di Cornell University pada tahun 1934. Kemudian pada tahun 1941 ia resmi menjadi warga negara Amerika Serikat. Di Cornell university, dia belajar fisika tentang reaksi nuklir, dan mengantarkan keberhasilan dalam Manhattan Project.
Setelah berhasil dalam Manhattan Project, ia kembali ke Cornell University dan melanjutkan penelitiannya tentang reaksi nuklir. Bethe juga menjadi ilmuwan pertama yang berhasil menjelaskan fenomena tingkat energi atom (Lamb shift) dalam spektrum hidrogen yang dilaporkan oleh Willis Lamb pada tahun 1947 dalam konperensi fisika.
Pada tahun 1948, Bethe sempat menyumbangkan makalah penting tentang asal usul elemen kimia pada saat terjadinya peristiwa Big-Bang. Makalah yang disusunnya bersama dengan Ralph Alpher dan Georges Gamow ini dikenal dengan makalah `Alpha-Betha-Gamma`. Dia juga menulis 3 artikel tentang teori dan eksperimen nuklir di Review Modern Physics dan kemudian ketiga makalah ini menjadi Textbook (Bethe bible) bagi para fisikawan yang bergelut dalam bidang nuklir.
Pada tahun 1949, Edward Teller yang merupakan sahabatnya mengajaknya untuk bergabung dalam usaha bembuatan super bom (bom Hidrogen). Namun ia menyadari akibat yang dahsyat jika bom itu dibuat, sehingga ia menantang sahabatnya sendiri dan kemudian aktif berkampanye anti penggunaan nuklir untuk kekerasan. Dia terus menyerukan anti penggunaan nuklir untuk kekerasan pada dunia, dan hal ini membuatnya mendapatkan penghargaan sebagai Honorary Doctor dari berbagai universitas di seluruh dunia.
Dari semua penelitiannya, pencapaian Bethe yang utama adalah keberhasilannya mengembangkan teori reaksi nuklir yang menghasilkan energi bintang (Stellar Nucleosintesis). Penemuan tentang reaksi-reaksi nuklir ini mengantarkannya pada Nobel Prize for Physics di tahun 1967.
Hans Bethe meninggal dunia di rumahnya di Itacha, New York tanggal 6 Maret 2005. Semua prestasi dan aktivitas Bethe, membuatnya dikenang sebagai Dekan Fisika seluruh dunia.
B.     PENEMUAN KONSEP
Kebenciannya terhadap Nazi, mengantarkan Bethe pada prestasi yang kemilau. Dengan menerima undangan J. Robert Oppenheimer dari Amerika Serikat untuk bergabung dalam Manhattan Project, untuk mendesain bom. Dari keikutsertaannya pada proyek tersebut ia mendapatkan jabatan Assisten professor di Cornell University pada tahun 1934. Dia belajar banyak tentang reaksi nuklir disana.
Bethe memiliki kemampuan dalam memanipulasi persamaan-persamaan fisika sehingga ia berhasil menjelaskan fenomena tingkat energi atom (Lamb shift) dalam spektrum hidrogen yang dilaporkan oleh Willis Lamb pada tahun 1947 dalam konperensi fisika.
Dari semua penelitiannya tentang reaksi nuklir, akhirnya pencapaian Bethe yang utama adalah keberhasilannya mengembangkan teori reaksi nuklir yang menghasilkan energi bintang (Stellar Nucleosintesis). Ia menemukan bahwa reaksi yang terjadi pada bintang-bintang yang relatif terang mengikuti Siklus Karbon-Nitrogen (dikenal sebagai Bethe-Weizsacker Cycle). Sementara yang terjadi di Matahari dan bintang-bintang yang lebih redup merupakan reaksi proton-proton. Penemuan ini mengantarkannya mendapatkan hadiah Nobel di tahun 1967.
C.      PENGEMBANGAN KONSEP
Keberhasilan Bethe yang memuaskan adalah dalam mengembangkan teori reaksi nuklir yang menghasilkan energi bintang (Stellar Nucleosintesis). Ia menemukan bahwa reaksi yang terjadi pada bintang-bintang yang relatif terang mengikuti Siklus Karbon-Nitrogen (dikenal sebagai Bethe-Weizsacker Cycle). Sementara yang terjadi di Matahari dan bintang-bintang yang lebih redup merupakan Reaksi Proton-Proton.
Dalam fisika nuklir, sebuah reaksi nuklir adalah sebuah proses di mana dua nuklei atau partikel nuklir bertubrukan, untuk memproduksi hasil yang berbeda dari produk awal. Pada prinsipnya sebuah reaksi dapat melibatkan lebih dari dua partikel yang bertubrukan, tetapi kejadian tersebut sangat jarang. Bila partikel-partikel tersebut bertabrakan dan berpisah tanpa berubah (kecuali mungkin dalam level energi), proses ini disebut tabrakan dan bukan sebuah reaksi.
Dikenal dua reaksi nuklir, yaitu reaksi fusi nuklir dan reaksi fisi nuklir. Reaksi fusi nuklir adalah reaksi peleburan dua atau lebih inti atom menjadi atom baru dan menghasilkan energi, juga dikenal sebagai reaksi yang bersih. Reaksi fusi juga menghasilkan radiasi sinar alfa, beta dan gamma yang sangat berbahaya bagi manusia. Unsur yang sering digunakan dalam reaksi fusi nuklir adalah Lithium dan Hidrogen (terutama Lithium-6, Deuterium, Tritium).
Reaksi fusi antara Lithium-6 dan Deuterium yang menghasilkan 2 atom Helium-4.
Reaksi yang terjadi di matahari seperti halnya pada bom hidrogen yaitu reaksi Fusi (Penggabungan), lain halnya dengan bom nuklir yang melalui reaksi Fisi (Pemecahan). Para ilmuwan meyakini bahwa matahari dengan reaksi Fusinya dapat menghasilkan energi yang dasyat.
Reaksi yang terjadi di Matahari adalah reaksi fusi dengan proses penggabungan antara atom hidrogen mengasilkan atom helium dengan menghasilkan energi yang sangat besar.
Matahari diperkirakan memiliki diameter kira-kira 1,4 juta Km dan memiliki massa sekitar 32.000 massa bumi. Temperatur matahari dipermukaan adalah sekitar 6000 °C dan inti sekitar 20 juta °C (bayangkan pada 100 °C, air sudah menjadi uap), dengan kandungan paling banyak 70% hidrogen dan 27 % Helium. Panas yang kita terima adalah hasil dari reaksi yang terjadi di matahari, matahari seperti tungku yang panas dan memancarkan energi ke segala penjuru termasuk bumi.
Matahari tidak memancarkan energi secara periodik, tetapi terus menerus karena reaksi yang terjadi adalah reaksi berantai, artinya tiap energi Fusi yang terjadi menghasilkan energi dan atom lain yang tidak stabil. Energi yang dihasilkan ini kemudian menghasilkan pengahancuran materi dan menghasilkan energi, sementara atom yang tidak stabil meluruh menjadi unsur yang stabil yang kemudian bereaksi fusi lagi dengan proton sehingga timbul unsur lain yang tidak stabil dan energi, demikian seterusnya tanpa henti-hentinya. Namun demikian reaksi ini menyebabkan hilangnya massa matahari akibat proses penghancuran materi tadi (Deffect massa). Perumusan ini sangat terkenal dengan perumusannya Einstein yaitu E = mc2 dimana, E adalah energi yang timbul, m adalah massa yang hilang dan c adalah kecepatan cahaya pada ruang hampa.
Siklus reaksi berantai yang dikemukakan oleh Dr. Hans Albrecht Bethe dan Dr. Carl Friedrich Von Weizshacher ini sering disebut “Hidrogen Helium Sintesis”. Proses ini pada intinya adalah pembakaran empat inti Hidrogen menjadi inti Helium, pada proses ini terjadi kurang lebih 0.75% pengurangan massa Hidrogen yang diubah menjadi energi. Para ilmuwan menghitung bahwa daya pancar matahari kira-kira 3.78 x 1033 erg / det, dengan menggunakan perumusan Einstein kita dapat menentukan massa yang hilang dari matahari setiap detik adalah sekitar 4 juta ton setiap detik.
D.      APLIKASI KONSEP
Dalam fisika, fusi nuklir (reaksi termonuklir) adalah sebuah proses saat dua inti atom bergabung, membentuk inti atom yang lebih besar dan melepaskan energi. Fusi nuklir adalah sumber energi yang menyebabkan bintang bersinar, dan Bom Hidrogen meledak. Senjata nuklir adalah senjata yang menggunakan prinsip reaksi fisi nuklir dan fusi nuklir.
Perkembangan fisika nuklir terus melaju pesat, terakhir dengan dibuatnya bom nuklir, bom hidrogen dan reaktor nuklir untuk digunakan sumber tenaga baik listrik maupun bahan bakar.
Contoh reaksi fusi nuklir adalah reaksi yang terjadi di hampir semua inti bintang di alam semesta. Senjata bom hidrogen juga memanfaatkan prinsip reaksi fusi tak terkendali.
Di USA dan seluruh Eropa, investasi pada penelitian daur bahan bakar nuklir terus berlanjut, dan dengan prediksi beberapa ahli akan kelangkaan listrik, peningkatan harga bahan bakar fosil dan perhatian akan emisi gas rumah kaca akan memperbarui kebutuhan PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir).
Banyak negara yang tetap aktif mengembangkan energi nuklirnya termasuk diantaranya Jepang, China dan India, kesemuanya aktif mengembangkan teknolgi reaktor thermal dan reaktor cepat. Korea Selatan dan USA hanya mengembangkan teknolgi reaktor thermal, Afrika Selatan dan China mengembangkan versi baru Pebble Bed Modular Reactor (PBMR). Finlandia dan Perancis aktif mengembangkan energi nuklir; Finladia mempunyai European Pressurized Reactor yang dibangun oleh Areva.
E.       PENGEMBANGAN KONSEP KEDEPAN
Perkembangan fisika nuklir terus melaju pesat, terakhir dengan dibuatnya bom nuklir, bom hidrogen dan reaktor nuklir untuk digunakan sumber tenaga baik listrik maupun bahan bakar. Diharapkan kedepan energi nuklir sudah dapat diaplikasikan pada energi penggerak pesawat ruang angkasa guna menjelajahi tata surya lebih jauh. Mengingat unsur yang banyak di luar angkasa adalah hidrogen, dengan demikian kita dapat menggunakan siklus hidrogen pada penggerak pesawat ruang angkasa.

F.       SOAL-SOAL DAN KUNCI JAWABAN
1.      Mengapa Nazi Jerman memberhentikan Hans Bethe sebagai asisten professor di Tubingen University pada tahun 1933?
Karena ibunya adalah keturunan Yahudi, dimana bangsa Yahudi merupakan salah satu musuh yang diperangi oleh pemerintahan Nazi Jerman.
2.      Apa pencapaian Bethe yang utama dari semua penelitiannya?
Dari semua penelitiannya, pencapaian Bethe yang utama adalah keberhasilannya mengembangkan teori reaksi nuklir yang menghasilkan energi bintang (Stellar Nucleosintesis).
3.      Bagaimana konsep reaksi nuklir yang terjadi di Matahari?
Reaksi nuklir yang terjadi di Matahari adalah reaksi fusi dengan proses penggabungan antara atom hidrogen mengasilkan atom helium sehingga menghasilkan energi yang sangat besar.
4.      Sebutkan beberapa bentuk aplikasi penggunaan reaksi nuklir?
Beberapa bentuk aplikasi penggunaan reaksi nuklir adalah bom nuklir, bom hidrogen dan reaktor nuklir untuk digunakan sumber tenaga baik listrik maupun bahan bakar.
5.      Mengapa Hans Bethe mendapatkan gelar Honorary Doctor?
Karena Dia terus menyerukan anti penggunaan nuklir untuk kekerasan pada dunia, 

sejarah hidup George Simon Ohm

GEORGE SIMON OHM (1787-1854)
A.      Sejarah Hidup
George Simon Ohm lahir di Erlanger, Bafaria, Jerman Barat pada tanggal 15 Maret 1787. Ia adalah seorang ahli Fisika jerman penemu Hukum Ohm.
Ayahnya seorang mandor montir yang mengharapkan Ohm jadi ahli ilmu pengetahuan. Ohm sendiri bercita-cita menjadi guru besar universitas. Tetapi rupanya untuk mencari cita-cita itu tidak semudah yang ia duga semula. Walaupun Ohm tergolong keluarga yang kurang mampu, namun semangat Ohm untuk kuliah di salah satu universitas ternama di Jerman sangat menggebu-gebu. Semasa kecilnya ia bekerja sebagai penjaga toko disebuah toko buku. Namun terkadang hasilnya tidak mencukupi kebutuhannya. Ketika nasib baik menyertai George Simon Ohm, salah satu langganan toko buku yang dijaganya mengetahui minat George Simon Ohm pada ilmu pengetahuan, kemudian Ohm diajaknya untuk menyelesaikan studi kuliahnya dengan baik. Pada akhirnya Ohm kuliah di universitas Erlanger yang merupakan universitas ternama di Jerman. Ia terus belajar dengan giat dan pada akhirnya dia pun mencapai cita-cita yang diinginkan dan tahun 1813 ia akhirnya jadi guru Realshchule di Bangberg dengan mengajar fisika dan matematika. Empat tahun kemudian ia mengajar matematika di Cologne Close Yusuit.
Pada tahun 1841 Ohm diangkat menjadi  guru besar  di Universitas Munich, karena hasil-hasil penelitiannya tentang arus listrik sebagai jasanya, maka nama Ohm diabadikan sebagai satuan hambatan listrik.
Ohm meninggal pada tanggal 7 juli 1854 di Munich. Semasa hidupnya Ohm pernah menerima medali Copley dan menjadi anggota Royal Society karena kecerdasannya.
B.      Konsep yang Ditemukan
Konsep yang ditemukan oleh George Simon Ohm adalah hambatan listrik. Mula-mula Ohm menyelidiki arus listrik seperti yang dilakukan Volta untuk mengetahui sifat-sifat arus listrik. Ohm menggunakan penelitian Fourier tentang aliran panas pada batang logam. Ohm menggunakan bermacam-macam kawat yang tebal dan panjangnya berlainan untuk mengalirkan arus arus listrik. Pada tahun 1827 Ohm menemukan satu hukum yang dikenal dengan nama hukum Ohm.
Dengan rumus V = I.R
Menurut hukum Ohm, bila arus I mengalir melalui suatu hambatan R di antara ujung-ujung hambatan terdapat beda potensial sebesar I.R. Ohm juga menjelaskan bahwa sifat-sifat arus listrik yang mengalir dalam suatu rangkaian tertutup di luar sumber tegangan, arus mengalir dari kutub positif ke ke kutub negatif. Sebaliknya di dalam sumber tegangan arus mengalir dari kutub negatif ke kutub positif.
Ia menjelaskan bahwa rangkaian tertutup adalah rangkaian penghantar dan alat listrik yang di mulai dari satu titik dan berakhir di titik itu pula. Dimana untuk dapat disebut rangkaian listrik tertutup maka di dalam rangkaian tersebut harus ada sumber tegangan listrik yaitu sumber energi yang memungkinkan terjadi arus listrik di dalam rangkaian tersebut. Selain itu konsep yang di kemukakan oleh Ohm adalah cara menentukan besarnya hambatan dalam rangkaian listrik dan alat-alat listrik. Sehingga namanya diabadikan sebagai satuan hambatan listrik.
C.      Pengembangan Konsep
Ohm telah menjelaskan sifat-sifat arus listrik yang mengalir dalam sebuah rangkaian. Salah atu di anataranya rangkaian terutup dengan sumber tegangan searah seperti pada gambar berikut:






Seperti telah dijelaskan oleh Ohm bahwa arus listrik hanya dapat mengalir dalam suatu rangkaian tertutup seperti pada gambar di atas. Diluar sumber tegangan arus mengalir dari kutup positif ke kutub negatif, di dalamnya arus mengalir dari kutub negatif ke kutub positif. Di luar sumber tegangan arus mengalami suatu hambatan dari alat-alat listrik yang menggunakan energi listrik itu. Keseluruhan hambatan alat-alat ini disebut sebagai hambatan luar R. Besar atau kecil di dalam sumber tegangan pun arus arus listrik mengalami hambatan, dimana hambatan ini disebut hambatan dalam. Menurut hukum Ohm bila arus I yang mengalir melalui suatu hambatan R di anatara ujung-ujung hambatan ini terdapat beda potensial sebesar I.R. 
D.      Aplikasi Konsep
Aplikasi yang ditemukan oleh George Simon Ohm telah banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, penentuan hambatan arus listrik dalam suatu komponen listrik. Misalnya baterai kering dan akumulator. Baterai kering memiliki hambatan dalam sekitar 0,5 Ohm, sehingga jika kutub-kutubnya dihubungkan singkat, arus yang dapat dialirkannya hanya sekitar 3 Ampere sebab E = 1,5 V berbeda denngan akumulator. Akumulator memiliki hambatan dalam yang lebih kecil dari 0,5 Ohm yakni sekitar 0,01 – 0,02 Ohm. Jika arus yang dialirkan pada kutub-kutub akumulator sebesar 12 Volt dihubungkan singkat, maka arus yang mengalir mencapai 100 Ampere. Arus sebesar ini dapat melumerkan kawat penghantar yang digunakan . Demikian pula halnya dengan sumber tegangan jala-jala di rumah. Jika sumber tegangan seperti itu dihubungkan singkat, sekering yang digunakan akan segera putus , kecuali jika sekering diganti dengan kawat besar  dengan demikian kawat-kawat penghantar  dalam rumah dapat berpijar sehingga dapat menimbulkan kebakaran. Selain itu kita dapat pula menentukan rangkaian lampu penerang di dalam rumah, rangkaian alat pemanas seperti kompor dari solder listrik serta alat-alat listrik lainnya.
E.       Pengembangan Konsep Kedepan
Konsep yang bisa dikembangkan di masa depan dari konsep yang telah ditemukan George Simon Ohm adalah suatu saat nanti ada suatu alat dengan teknologi tertentu yang dapat mengolah sampah-sampah rumah tangga yang dapat menghasilkan arus listrik sebagai sumber energi, sehingga sampah bukan lagi sesuatu yang merugikan masyarakat tetapi sebaliknya, dapat dimanfaatkan.

F.       Soal-soal
1.       Bagaimana sejarah hidup dari George Simon Ohm?
2.       Apa konsep yang telah di temukan oleh George Simon Ohm?
3.       Bagaimana aplikasi dari konsep yang ditemukan George Simon Ohm?
4.       Bagaimana pengembangan dari konsep yang ditemukan George Simon Ohm?
5.       Bagaimana pengembangan konsep ke depan berdasarkan konsep yang ditemukan George Simon Ohm?

G.     Kunci Jawaban
1.       George Simon Ohm lahir di Erlanger, Bafaria, Jerman Barat pada tanggal 15 Maret 1787. Ia adalah seorang ahli Fisika jerman penemu Hukum Ohm. Ayahnya seorang mandor montir yang mengharapkan Ohm jadi ahli ilmu pengetahuan. Ohm sendiri bercita-cita menjadi guru besar universitas. Pada akhirnya Ohm kuliah di universitas Erlanger yang merupakan univrsitas ternama di Jerman. Ia terus belajar dengan giat dan pada akhirnya dia pun mencapai cita-cita yang diinginkan dan tahun 1813 ia akhirnya jadi guru Realshchule di Bangberg dengan mengajar fisika dan matematika. Pada tahun 1841 Ohm diangkat menjadi  guru besar  di Universitas Munich. Ohm meninggal pada taanggal 7 juli 1854 di Munich.
2.       Konsep yang ditemukan oleh Heorgr Simon Uhm adalah hambatan listrik. Mula-mula Ohm menyelidiki arus listrik seperti yang dilakukan Volta untuk mengetahui sifat-sifat arus listrik. Ohm menggunakan penelitian Fourier tentang aliran panas pada batang logam. Ohm menggunakan bermacam-macam kawat yang tebal dan panjangnya berlainan untuk mengalirkan arus  listrik. Pada tahun 1827 Ohm menemukan satu hukum yang dikenal dengan nama hukum Ohm. Dengan rumus V = I.R. Menurut hukum Ohm, bila arus I mengalir melalui suatu hambatan R di antara ujung-ujung hambatan terdapat beda potensial sebesar I.R. Ohm juga menjelaskan bahwa sifat-sifat arus listrik yang mengalir dalam suatu rangkaian tertutup di luar sumber tegangan, arus mengalir dari kutub positif ke keutub negatif. Sebaliknya di dalam sumber tegangan arus mengalir dari kutub negatif ke kutub positif.
3.       Aplikasi yang ditemukan oleh George Simon Ohm telah banyak ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, penentuan hambatan arus listrik dalam suatu komponen listrik. Misalnya baterai kering dan akumulator. Baterai kering memiliki hambatan dalam sekitar 0,5 Ohm, sehingga jika kutub-kutubnya dihubungkan singkat, arus yang dapat dialirkannya hanya sekitar 3 Ampere sebab E = 1,5 V berbeda denngan akumulator. Akumulator memiliki hambatan dalam yang lebih kecil dari 0,5 Ohm yakni sekitar 0,01 – 0,02 Ohm. Jika arus yang dialirkan pada kutub-kutub akumulator sebesar 12 Volt dihubungkan singkat, maka arus yang mengalir mencapai 100 Ampere.
4.       Ohm telah menjelaskan sifat-sifat arus listrik yang mengalir dalam sebuah rangkaian. Seperti telah dijelaskan oleh Ohm bahwa arus listrik hanya dapat mengalir dalam suatu rangkaian tertutup seperti pada gambar di atas. Diluar sumber tegangan arus mengalir dari kutup positif ke kutub negatif, di dalamnya arus mengalir dari kutub negatif ke kutub positif. Di luar sumber tegangan arus mengalami suatu hambatan dari alat-alat listrik yang menggunakan energi listrik itu. Keseluruhan hambatan alat-alat ini disebut sebagai hambatan luar R. Besar atau kecil di dalam sumber tegangan pun arus arus listrik mengalami hambatan, dimana hambatan ini disebut hambatan dalam. Menurut hukum Ohm bila arus I yang mengalir melalui suatu hambatan R di anatara ujung-ujung hambatan ini terdapat beda potensial sebesar I.R. 
5.       Konsep yang bisa dikembangkan di masa depan dari konsep yang telah ditemukan George Simon Ohm adalah suatu saat nanti ada suatu alat dengan teknologi tertentu yang dapat mengolah sampah-sampah rumah tangga yang dapat menghasilkan arus listrik sebagai sumber energi, sehingga sampah bukan lagi sesuatu yang merugikan masyarakat tetapi sebaliknya, dapat dimanfaatkan.





sejarah hidup Galileo Galilei

GALILEO GALILEI
(1564-1642)


A.   Sejarah Hidup
            Galiileo Galilei dilahirkan sebagai anak tertua  dari 7 bersaudara dengan tiga orang adik laki-laki  dan 4 orang adik perempuan dari pasangan suami istri Vincenzio  dan Gaulia Galilei. Galilei lahir pada tanggal 15 Februari 1564 dikota Fisa, Italia.  Vincenzio adalah keturunan bangsawan Florentine yang kurang beruntung dan mempunyai sedikit harta kekayaan dan memiliki watak sangat pembangkang hingga membuatnya berada dalam kemiskinan. Vincenzio juga seorang musisi terkenal yang secara khusus menekuni teori musik.  Selain itu, ia juga dikenal sebagai seorang pemikir  yang senang melawan arus.  Vincenzio tidak menyukai orang-orang yang tertutup dan picik, khususnya mereka yang berperan didunia pendidikan.
             Sampai usia 11 tahun , Galileo  dididik dan diajar sendiri oleh ayahnya dan beberpa guru privat. Tetapi karna biaya hidup yang cukup tinggi, Vincenzio tidak mampu lagi membiayai pendidikan privat tersebut. Ia memasukkan anaknya kesebuah sekolah asrama yang diselenggarakan  biarawan  didekat kota Vallombrosa, Yang hanya dijalani selama tiga tahun .  Tahun  1581, ketika Galileo berusia 17 tahun, dia di daftarkan ke Universitas Pisa. Sang ayah memaksanya  mempeljari   ilmu kedokteran, namun Galileo lebih tertarik untuk belajar matematika. Dan pada tahun 1589, ia diangkat sebagai dosen metematika di Universitas tersebut. Tetapi tahun 1592, ia pindah mengajar  ke Universitas Padua.
                 Galileo selalu menuangkan gagasan dalam bentuk tulisan. Antara  lain II Billancetta (1585),De Motu (1590), The Starry Messenger (1610),  History and Demostrasion Concerning Suunspot and Their Phenomen (1613), The Conceerling Two new Science.
                  Menjelang akhir hidupnya, Galileo terpaksa bentrok dengan pihak gereja karena pemikirannya yang melawan arus. Galileo dinyataka bersalah dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Dan Galileo wafat pada tanggal 8 januari 1642, dalam usia 77 tahun.

B.  Konsep yang ditemukan
     Hidup Galileo penuh dengan pertanyaan dan dia selalu berusaha menjawab sendiri. Bila mungkin ia mendapat jawaban dengan melakukan percobaan. Ia suka menimbang dan mengukur sesuatu. Ia pernah mengatakan bahwa  “Arcimedes adalah guru saya, ia suka melakukan percobaan-percobaan dan buah pemikirannya diuji secara baik “.
     Pada suatu hari Galileo melihat sebuah lampu yang bergantung dalam gereja sedang berayun. Gerak lampu itu diamati dan dengan denyut nadi Galileo dapat menemukan bahwa setiap ayunan lampu memerlukan waktu yang sama. Dengan percobaan yang berulang-ulang ditemukan bahwa makin pendek tali suatu ayunan, maka semakin kecil waktu yang diperlukan untuk satu ayunan akan bertambah cepat.
    Galileo pernah membuat mesin yang mmpunyai bandul (pendulum) yang dapat digunakan oleh dokter pada saat itu untuk mengukur denyut nadi seseorang dengan cepat dan tepat. Atas dasar penemuan Galileo ini maka Christian Huygens dapat membuat jam yang pertama setelah membeca laporan Galileo tentang bandul mesin tersebut.
       Galileo menemukan bahwa “bumi kita tidak datar, tetapi merupakan sebuah bola raksasa. Kita dapat mengelilinginya tetapi kita tidak akan jauh dari bumi”. Menurut Galileo kita tidak akan jatuh dari bumi karena pusat bumi mempuyai sesuatu kekuatan ajaib yang disebut “gaya berat”. Pada tahun 1590 Galileo menulis laporan yang lebih panjang tentang gaya berat. Hal ini menyebabkan banyak guru besar yang marah, karena Galileo menyaksikan penelitian Aristoteles.
         Galileo percaya bahwa kalau tahanan udara dihilangkan, maka semua benda akan sama cepatnya. Teori ini dibuktikan pada menara Pisa yang mirip dengan tinggi kurang lebih 60 meter. Percobaan ini banyak disaksikan oleh guru besar yang tidak  senang pada Galileo. Galileo juga menemukan percobaan bahwa benda jatuh bebas akan menempuh jarak yang berbanding lurus dengan kuadrat waktu jatuhnya. Dengan persamaan secara matematik dituliskan S =   gt(persamaan gerak jatuh bebas). Hasil percobaan tersebut dilakukan untuk semua  jenis benda dalam ruang hampa.
     Galileo juga pernah membuat teropong yang dapat digunakan  untuk melihat benda kecil. Teropong tersebut diberi nama “kecil” dan “lihat”. Selain itu galileo merupakan orang pertama memuat pompa pengisap dalam percobaannya didapat bahwa tinggi air yang dapt diisap ,   oleh pompa tidak bisa lebih  dari 33 kaki (   10 m).
      Galileo juga menentukan bahwa suatu benda yang terdapat dijagat raya ini saling tarik menarik dengan kekuatan yang bervariasi tergantung massa benda dan perbandingan terbalik  dengan jarak diantara benda tersebut.
      Galileo menetapkan tiga hukum gerak yaitu:
a.         Semua benda akan jatuh dari ketinggian yang sama dengan waktu yang sama.
b.         Dalam keadaan jatuh kecepatan akhir proporsional terhadap waktu.
c.         Ruang yang dilewati proporsional  terhadap waktu.

C.  Pengembangan Konsep
         Setelah Galileo meninggal, teori dan pemikiran-pemikirannya dikembangkan oleh fisikawan-fisikawan generasi sesudahnya. Tidak lama setelah Galileo wafat, seorang ilmuan Islandia, Robert Boyle menjatuhkan sehelai bulu ayam dan sebutir peluruh secara bersamaan kedalam sebuah bejana kaca. Ia menemukan bahwa jika hambatan udara dihilangkan sama sekali dari dalam bejana, maka benda-benda tersebut memerlukan waktu  yang sama untuk jatuh secara bebas dari bagian atas.
         Ilmuan inggris Sir Issac Newton yang lahir setelah galileo wafat, juga banyak mengembngkan pemikiran-pemikiran Galileo tentang gerak. Dibidang astronomi, penemuan-penemuan Galileo membuka jalan bagi pengembangan selanjutnya bagi ilmuan lainnya. Dengan teleskop yang lebih modern, para ilmuan dapat melihat  jauh kedalam ruang angkasa dan mendeteksi radiasi bintang-bintang yang berjarak jutaan tahun cahaya dari bumi.
         Pengembangan tentang termometer mula-mula dilakukan oleh Accademia Del Cimento pada tahun    1960, dan diteruskan oleh ilmuan-ilmuan lainnya sampai sekarang. Dan kini kita bisa melihat thermometer dengan berbagai jenis dan jangkauan ukurnya.

D. Aplikasi Konsep
         Temuan dan pemikiran Galileo diaplikasikan dalam berbagai bidang antra lain:
1.  Pemanfaatan bandul untuk membuat jam.
2.  Teleskop digunakan untuk melihat benda-benda yang jauh.
3.  Thermometer digunakan untuk mengukur suhu suatu benda.
4.  Teori Galileo tentang gerak lurus banyak  diaplikasikan dibidang militer.


E.   Pengembangan konsep ke depan
         Dengan konsep yang ditemukan oleh Galileo misalnya dengan temuan teleskop dengan pembesaran 33 kali yang paling besar mungkin dimasa sekarang atau dimasa yang akan datang akan ditemukan teleskop yang pembesarannya lebih besar dari temuan Galileo yang dapat digunakan untuk melihat semua isi jagat raya dalam sekali amatan, bukan hanya dapat melihat satu benda angkasa.
         Kemudian tidak menuntut kemungkinan suatu saat akan ditemuka gravitasi sengga benda-benda dapat melayang tampa jatuh kepermukaan bumi misalnya, mobil tidak akan lagi lewat didarat melainkan di udarah.










F.   Soal soal dan kunci jawaban
-         S0AL
1.      Jelaskan secara singkat pengembangan konsep setelah galileo meninggal?
2.      Sebutkan tiga temuan dan pemikiran galileo yang di aplikasikan?
-         JAWABAN
1.        Setelah Galileo meninggal, teori dan pemikiran-pemikirannya dikembangkan oleh fisikawan-fisikawan generasi sesudahnya, seorang ilmuan Islandia, Robert Boyle menjatuhkan sehelai bulu ayam dan sebutir peluruh secara bersamaan kedalam sebuah bejana kaca. Ia menemukan bahwa jika hambatan udara dihilangkan sama sekali dari dalam bejana, maka benda-benda tersebut memerlukan waktu  yang sama untuk jatuh secara bebas dari bagian atas, Pengembangan tentang termometer mula-mula dilakukan oleh Accademia Del Cimento pada tahun    1960, dan diteruskan oleh ilmuan-ilmuan lainnya sampai sekarang. Dan kini kita bisa melihat thermometer dengan berbagai jenis dan jangkauan ukurnya.
2.      1. Pemanfaatan bandul untuk membuat jam.
2. Teleskop digunakan untuk melihat benda-benda yang jauh.

 3. Thermometer digunakan untuk mengukur suhu suatu benda.